Pasangan Lebih Utamakan "Gadget" ketimbang Seks? Ini Solusinya


Hubungan seksual yang hangat dengan pasangan bisa menjadi faktor kebahagiaan suami istri. Namun, banyak hal yang bisa mengganggu hubungan intim tersebut, salah satunya adalah kehadiran gadget di ranjang.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Durex Inggris pada tahun 2014 terhadap 2.000 responden laki-laki dan perempuan berusia 18-55 tahun, 40 persen responden mengatakan bahwa perangkat teknologi mereka seperti ponsel memiliki dampak negatif dalam hubungan intim.

Setidaknya, sekitar sembilan persen responden mengaku selalu meletakkan ponsel sangat dekat dengan mereka, termasuk saat berhubungan intim. Bahkan, 12 persen responden mengaku pernah menjawab telepon saat sedang berhubungan intim.

Kalau sudah seperti ini, bisa-bisa Anda tidak akan mood lagi untuk bercinta. "Kalau kondisi ini terus terjadi, itu akan sangat memengaruhi kualitas hubungan suami istri. Bukan hanya hubungan intim, melainkan juga komunikasi antar-pasangan," kata Zoya Amirin, psikolog seksual, saat peluncuran kampanye Durex #TurnOffTurnOn di fX Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (27/3/2014) lalu.

Ia menambahkan, jika pasangan tak pandai mengontrol dan membagi waktu, penggunaan gadget bisa menjadi sesuatu yang adiktif. Adiktif dengan gadget ini juga bisa membahayakan keharmonisan komunikasi karena menghilangkan interaksi sosial dan fisik antar-pasangan.

"Kalau semua ini terjadi, jangan buru-buru menyalahkan pasangan Anda. Introspeksi diri dulu, dan berbuatlah sesuatu untuk memperbaikinya," sarannya.

Untuk memperbaiki kondisi hubungan yang kurang menyenangkan akibat kecanduan gadget, Zoya memberikan beberapa cara untuk membantu mengatasi hal ini.

1. Buat batasan yang tegas dan konsisten terhadap pemakaian gadget bagi Anda dan pasangan.

2. Perbanyak aktivitas berdua yang bersentuhan langsung dengan alam, misalnya, jalan pagi berdua, duduk ngobrol di teras rumah, memandang bulan berdua. "Cara ini akan membantu Anda dan pasangan untuk bisa mengatasi masalah komunikasi dan memperkuat hubungan antara pasangan," katanya.

3. Kembalikan segala sesuatu yang tadinya menyenangkan, mengasyikkan, dan memuaskan secara virtual menjadi nyata dapat dinikmati secara konkret. Salah satunya ialah pelukan mesra, wangi tubuh pasangan, sentuhan erotis, kedipan mata menggoda, tawa bahagia, berciuman penuh gairah, dan bercinta sampai puas.

4. Buka percakapan yang menyenangkan saat malam hari dengan pasangan. "Cari topik yang menyenangkan seperti waktu pacaran dulu. Hindari obrolan tentang tagihan, gosip teman-teman, dan juga percakapan tentang anak. Alihkan dengan topik yang bisa membuat pasangan Anda jadi terangsang," ujar Zoya.
Share this article :
 

Post a Comment

 
Support : created by | Barangit.COM | design tercela
Copyright © 2011. TERCELA - All Rights Reserved
Template di otak atik by tercela Published by design otak atik tercela
Proudly powered by Blogger