Latest Post
Showing posts with label SERBA SEPULUH. Show all posts
Showing posts with label SERBA SEPULUH. Show all posts

10 Cara Lebih Efisien Saat Bekerja


Tugas-tugas yang begitu banyak dan akhirnya menumpuk, ditambah lagi godaan untuk meng-update media sosial, sering kali membuat yang harusnya tuntas jadi terbengkalai. Padahal, kalau dimaksimalkan waktunya, beberapa tugas yang diberikan atasan bisa selesai tepat waktu. Ada yang salah? Bisa jadi ada pengaturan waktu dan manajemen pekerjaan yang terlewatkan.
 
Grace Marshall, ahli dunia kerja dan produktivitas, melihat bahwa setiap orang mestinya bisa bekerja lebih efisien. Perkembangan teknologi yang semestinya mendukung pekerjaan, justru menjadi gangguan terbesar. Dia lalu memberikan beberapa gambaran yang bisa jadi masukan buat perubahan.

1. Fokus. Alokasikan waktu sepenuhnya untuk memberi perhatian lebih pada pekerjaan yang dihadapi. Cobalah lebih fokus dan memberikan energi pada satu pekerjaan.

2. Gangguan adalah musuh terbesar. Banyak hal yang kerap mengalihkan perhatian. Entah itu chatting di ponsel, isu terbaru di situs berita, atau obrolan sesama teman di ruang kerja. Kurangi distraksi semacam ini, dan sebisa mungkin jangan sampai terpengaruh. Misalnya dengan mematikan ponsel, social media, atau e-mail yang tak penting. Konsentrasilah pada yang dihadapi sehingga tidak mudah terganggu.

3. Multitasking itu hanya mitos. Jika ada yang bilang setiap orang mestinya bisa mengerjakan banyak hal dalam satu waktu, anggapan ini hanya mitos. Faktanya seseorang akan bisa fokus dan maksimal mengerjakan satu hal secara bergantian. Jadi tidak usah mencoba memikirkan bisa menuntaskan banyak hal dalam satu waktu.

4. Bikin daftar. Saat di kantor, cobalah bikin daftar tugas yang harus dituntaskan. Baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Pembuatan daftar tugas yang harus dikerjakan ini akan membuat semuanya jadi lebih efisien karena membuat Anda fokus dan siap mental.

5. Jangan menunda-nunda. Sering kali karena menganggap ringan tugas, Anda lantas menunda waktu untuk mengerjakannya. Dua menit lagi, lima menit lagi, dan seterusnya, sampai akhirnya lupa untuk menuntaskan. Alhasil, ada banyak waktu yang terbuang percuma. Cobalah lakukan sekarang, di saat teringat dan sesuai jadwal.

6. Buat pengingat daftar di rumah. Jika ada daftar pekerjaan yang harus tuntas di kantor, kenapa tidak membuat pengingatnya saat Anda berada di rumah? Namun, hal ini sekadar sebagai pengingat, sekaligus membuat data tambahannya. Sekiranya dibutuhkan, Anda jadi tidak perlu susah mencari tahu atau kembali ke kantor.

7. Pintar bikin keputusan. Ada beberapa pekerjaan yang mungkin datangnya mendadak dan menuntut kecerdasan dalam membuat keputusan. Dengan bekerja lebih efisien, akan lebih mudah membuat keputusan, bahkan dalam waktu singkat.

8. Gunakan pengingat waktu. Dalam setiap jenis pekerjaan atau tugas, cobalah membuat pengingat waktu, kapan tugas tersebut bisa dituntaskan. Dengan begini ada konsentrasi yang lebih tercurah, dan Anda mencoba realistis tanpa menunda-nunda.

9. Ruang yang nyaman. Sebagian orang membutuhkan ruang nyaman untuk mengerjakan tugas yang dipunyai. Jadi, kenapa tidak menciptakannya sendiri? Buat diri senyaman mungkin sehingga bisa menuntaskannya dengan segera, dan selesai tepat waktu.

10. Uraikan detail. Jika banyaknya pekerjaan membuat Anda stres, cobalah urai satu per satu. Dengan menjadikannya detail dan tampak mudah, semua pekerjaan tidak tampak berat dan Anda lebih bersemangat menuntaskannya.
 

10 Hal yang Tidak Disampaikan Si Bos


Meski media sosial bersifat personal, bukan berarti si bos tidak bisa memantaunya. Status terbaru yang Anda tuliskan, atau percakapan mengenai kebiasaan buruk teman kerja, bisa menjadi catatan si bos dalam mengevaluasi kinerja Anda. Nah!
 
Berikut 10 hal yang dilakukan atasan, tetapi tidak disampaikan secara lisan:

1. Apa yang dilakukan di luar jam kerja bisa jadi persoalan.
Edith Onderick Harvey, presiden Factor in Talent, mengungkapkan bahwa atasan Anda bisa saja terpengaruh dengan apa yang Anda tulis pada akun media sosial, entah itu tentang bagaimana Anda mengisi akhir pekan, atau membicarakan rekan kerja yang lain.

2. Sikap Anda sama penting dengan tugas yang diselesaikan.
Tanpa mereka sampaikan, manajer atau bos Anda selalu memperhatikan gerak gerik dan bagaimana Anda bersikap. Pekerjaan bisa jadi tuntas, tetapi bagaimana tugas itu diselesaikan, juga termasuk penilaian yang mungkin Anda abaikan. Jika dia tahu Anda bersikap jelek dan kasar terhadap sesama rekan kerja, bisa jadi nilai Anda turun di matanya.

3. Berani angkat bicara.
Patty Briguglio, presiden MMI Public Relations di North Carolina, mengatakan ia menyukai karyawan yang menunjukkan karakter, tanpa harus jaim atau jaga image. Jika ada yang ingin promosi, beranilah menyampaikan, diikuti dengan peningkatan performa tentunya. Selama Anda merasa benar dan tidak menyalahi aturan, jangan takut bicara. 

4. Inisiatif bertanya.
Dalam komunikasi via telepon atau surat eletronik, tidak ada salahnya bertanya jika ada yang tidak dimengerti. Lauren Mackler, pakar karier mengungkapkan, bertanya akan hal yang tidak dimengerti, menjadikan tugas yang dikerjakan jadi lebih mudah dijalani.

5. Beri laporan.
Bisa jadi si bos tidak meminta Anda untuk selalu mengirim laporan akan perkembangan, atau update terbaru. Namun, usahakan saat sebuah proyek besar usai, dan Anda ingin ucapkan selamat kepada seluruh tim, tidak ada salahnya menyertakan pimpinan. Memberi detail yang jelas akan mempermudah komunikasi Anda dan si bos.

6. Berpakaian yang tepat
Pimpinan Anda bisa jadi tidak akan menegur secara langsung, tetapi berpakaian yang tepat dapat melancarkan datangnya promosi jabatan. Usahakan untuk selalu tampil representatif, dengan berpakaian rapi dan bersih, menunjukkan bahwa Anda memiliki standar etika yang baik. 

7. Jalin komunikasi
Biasanya Anda dan si bos hanya bertemu saat hari penilaian atau review laporan, kenapa tidak berkomunikasi dari awal. Tak cuma Anda, bos juga mengharapkan dapat menjalin komunikasi yang baik dengan anggota timnya. Maka, jangan sungkan untuk menyapanya lebih dulu, atau bertanya mengenai hal yang Anda kurang pahami. 

8. Bos juga perlu tanggapan positif
Kadang setelah menunjukkan performa yang bagus, Anda ingin dapatkan pujian. Bos juga menginginkan hal yang sama. Saat berhasil menyelesaikan proyek, jangan takut untuk mengucapkan selamat kepadanya. 

9.  Menjadi problem solver.
Bos juga menginginkan agar setiap karyawannya mampu menyelesaikan konflik yang dihadapi. Misalkan pada sebuah proyek, Anda menemukan tiga kemungkinan atau pilihan untuk menjalankannya, berikanlah si bos opsi yang menurut Anda terbaik. Dijamin ia akan mengapresiasi usaha Anda. 

10. Bertanggung jawab.
Entah itu datang terlambat atau project terbengkalai, jangan limpahkan kesalahan kepada pihak lain. Kenapa tidak mengakui kesalahan dan memperbaikinya? Ketika Anda berani mengakui kesalahan yang Anda lakukan, si bos akan melihat Anda sebagai sosok yang bertanggung jawab.
 

10 Fantasi Seksual Cewek


penelitian, rupanya tak hanya cowok yang senang berfantasi seksual, cewek pun sama. Fantasi seksual apa yang pernah dibayangkan oleh cewek?  inilah 10 fantasi seksual cewek yang diketahui berdasarkan penelitian itu:

1. Bercinta dengan Cowok Tak Dikenal
Hampir semua cewek tidak suka disentuh cowok tak dikenal, entah itu sengaja maupun tidak sengaja. Tapi, tahukah kamu, diam-diam mereka suka berimajinasi apa rasanya bercinta dengan cowok yang tak dikenal.

2. Dominasi
Cewek lebih suka pasrah saat berada di atas ranjang. Mereka seolah menjadi ‘budak’ cowok. Walaupun demikian, saat bercinta cewek juga senang bermimpi bagaimana rasanya menjadi dominan, memerintah ini-itu kepada pasangan.

3. Lesbian
Membayangkan bercinta dengan sesama cewek tak berarti cewek itu merupakan lesbian. Namanya juga fantasi. Bisa jadi, mereka hanya ingin membayangkan melakukan hubungan intim terlarang dan “tidak biasa” itu.

4. Threesome
Threesome adalah bercinta dengan pasangan sekaligus. Dalam fantasi seksual ini cewek ingin ikut merasakan apa yang bisa dirasakan cowok.

5. Bercinta di Pantai
Bercinta bisa dilakukan kapan pun dan di mana pun. Tak jarang juga cewek berfantasi melakukan hubungan intim di pinggir laut (pantai) ditemani deburan ombak dan semilir angin.

6. Menjadi Striptis
Seperti disebutkan dalam poin dua, cewek biasa sering pasrah dan malu untuk memulai menggoda lebih dulu seperti dengan menari striptis misalnya.
Namun, siapa sangka jika di dalam kepalanya yang penuh imajinasi, cewek suka membayangkan dirinya adalah seorang penari striptis yang siap melayani pasangannya.

7. Sadomasokis
Tidak ada seorang pun yang ingin disakiti, termasuk cewek. Apalagi melakukan gaya bercinta sadomasokis. Jika ditilik lebih lanjut, banyak juga lho cewek yang berfantasi untuk menikmati aktivitas seks yang sedikit melenceng dari biasanya.

8. Permainan Karakter
Biasanya, imajinasi ini ada di dalam film-film biru, di mana sang artis cewek berperan sebagai orang lain dengan memakai kostum perawat, polisi hot.
Nah, para cewek di dunia nyata juga kerap membayangkan hal ini. Bagaimana jadinya jika mereka menjadi salah satu karakter cewek super seksi.

9. Bercinta di Kamar Mandi
Bercinta di ranjang? Uh, membosankan. Salah satu fantasi seksual yang kerap dibayangkan cewek adalah bercinta di dalam kamar mandi. Biasanya, adegan didahului dengan melakukan mandi bersama dan diakhiri dengan bercinta.

10. One-night stand
Fantasi seksual ini hampir mirip dengan poin pertama. Perbedaannya, tak semua cowok mampu menggoda cewek untuk melakukan one-night stand.
Misteri sekaligus rasa penasaran yang menyelubungi cowok penggoda-lah yang membuat seorang cewek bergairah. Sehingga, ada bayangan bagaimana bercinta dengan cowok yang baru dikenal.
 

10 Cara Mengatasi Cemburu



Cemburu, semua orang pasti pernah mengalami perasaan yang kerap dikarenakan rasa cinta dan keinginan memiliki. Mungkin kalian pernah merasa cemburu ketika pasangan memiliki hubungan sosial yang hangat, sementara kalian ingin memiliki pasangan sepenuhnya.
 
Jangan biarkan kecemburuan menguasai dan merusak hubungan kalian. Berikut beberapa tips mengatasi rasa cemburu dalam hubungan romantis ::

1. Tentukan alasan mengapa kalian cemburu.
Apakah didasarkan pada masa lalu? Apakah pasangan berbohong? Setelah kalian memiliki alasan, kalian bisa mencari solusi.

2. Identifikasi apakah kalian merasa tak aman.
Apakah kecemburuan ini berdasarkan hubungan yang kalian jalani sebelumnya? Apakah pasangan benar-benar melakukan hal yang salah? Atau kalian hanya memiliki percaya diri yang rendah?

3. Beritahu pasangan kalian tentang kecemburuan kalian.
Caranya katakan dengan sebuah pernyataan, “Saya merasa…”. Mengungkap perasaan takkan memicu pertengkaran, sebaliknya membuka komunikasi tanpa saling menuduh. Kalian bisa mengatakan hal sederhana seperti, “Saya merasa cemburu saat kamu menghabiskan waktu terlalu sering dengan teman-temanmu.”

4.Bila cemburu terkait dengan masa lalu, ingat kalian hidup di masa kini.
Selalu ingatkan diri bahwa kalian atau pasangan tak lagi hidup dalam hubungan sebelumnya. Sebagai pasangan baru, kalian harus memberi kesempatan pada masing-masing pihak.

5. Biarkan diri kalian merasakan cemburu
Jangan mengingkari bahwa kalian sedang merasa cemburu, atau berusaha mengakhiri rasa cemburu. Menghadapi rasa cemburu dengan kepala dingin membuat kalian lebih mudah mengatasinya.

6. Ingatkan diri bahwa kalian layak dicintai dan cintailah diri sendiri.
Fokus pada hal-hal terbaik yang bisa kalian lakukan. Ini akan menarik mitra yang tepat dan kalian bisa sepenuhnya berkomitmen dalam hubungan.

7. Tulis rasa cemburu
Tidak masalah meskipun kalian menganggapnya sebuah tindakan konyol. Menulis, terutama sesuatu yang negatif membantu mengatur pikiran kalian.

8. Yakinkan diri kalian soal rasa cemburu
Sebelum menanyakan pada pasangan, tanyakan pada diri sendiri: Apakah orang atau hal ini layak untuk menghabiskan energi? Apakah orang atau situasi ini berdampak padaku? Mengapa saya merasa terancam?

9. Saat cemburu menguasai, ubah kebiasaan.
Ketimbang bergelut dengan rasa cemburu, lakukan sesuatu seperti berjalan-jalan, pekerjaan atau aktivitas lain yang bisa mengubah pola pikir. Dengan begitu, kalian dapat melihat sesuatu lebih obyektif.

10. Jika tak dapat mengatasi cemburu, saatnya temui terapis
Terapis dapat membantu kalian menyelesaikan perasaan kalian. Mencari bantuan pihak ketiga yang objektif selalu menjadi keputusan yang baik. Dengan begitu kalian memiliki cara positif dalam menghadapi masalah.
 

Saat Emosi, Hindari 10 Kalimat Ini


Jangan ambil keputusan saat emosi, saran itu ternyata ada benarnya. Ada yang menyayangkan sebuah hubungan yang sudah berlangsung bertahun-tahun berakhir hanya karena satu kalimat saja sewaktu menghadapi masalah yang kecil. Maka bila Anda sedang kesal dengan pasangan, hindari 10 kalimat berikut ini.
 
1. "Saya ingin pisah." Dalam emosi tingkat tinggi, kalimat ini bisa saja dengan mudah keluar. Seolah bayangan-bayangan kenangan masa indah sebelumnya tidak lagi berarti. Judi Cineas, salah seorang terapis di Palm Beach, Florida, AS, sering menganjurkan kliennya untuk benar-benar mengontrol emosi, dan kalau memang ingin mengungkapkan kalimat ini, Anda harus benar-benar sudah siap untuk berpisah. Menjadi penting mengatur emosi supaya tidak salah argumen.

2. "Saya tidak marah." Kebalikan dengan emosi yang tinggi, ada sebagian orang yang justru memilih diam dan mengatakan tidak sedang marah, tetapi melampiaskannya dengan membanting pintu dengan keras. Ini juga membuat keadaan tidak menjadi lebih baik. Membanting pintu dan mendiamkan diri tidak menyelesaikan konflik yang dihadapi.

Lisa Bahar, terapis di Newport Beach, California, AS, mengatakan saat ada yang salah, ada baiknya menyampaikan dengan lugas. Bukan berarti marah tanpa alasan, dan membanting pintu atau kekerasan lainnya.

3. "Kamu sama saja dengan ayahmu." Duh, jangan sampai mengatakan hal ini pada pasangan. Ini amat menyakitkan buat dia, dan justru menambah daftar masalah baru. Pria sama sekali tidak mau dibandingkan dengan orang lain, termasuk ayahnya.

4. "Kamu seperti pengecut atau bajingan." Saat emosi bukan berarti bisa memberi sumpah serapah yang merendahkan satu sama lain. Menyebutnya dengan sebutan lain, apalagi berkonotasi negatif, akan membuat situasi menjadi lebih runyam. Ada baiknya mencoba untuk tenang dan ambillah waktu sejenak, lalu kembali kepadanya untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi.

5. "Lihat, anak kita juga ikut sedih." Misalkan saat pertengkaran terjadi, lalu anak menangis, jangan mengatakan hal ini karena tidak ada sangkut pautnya. Kenapa tidak kemudian sama-sama diam dan mengontrol diri, lalu menyelesaikan masalah nanti setelah si bayi kecil tak lagi menangis. Siapa tahu justru ini bisa membuat emosi reda dan kembali membaik.

6. "Kamu mengulang kesalahan yang sama."  Ketika maaf diberikan pada kesempatan terdahulu, itu bukan berarti dia tidak akan mengulang kesalahan yang sama. Ada baiknya tidak mengungkit lagi. Bisa jadi si dia melakukan itu tanpa sengaja, dan karena dia tidak tahu betapa kerasnya Anda meredam perasaan Anda akan masalah yang ia timbulkan. Beri dia kesempatan.

7. "Kamu selalu terlambat." Misalkan si dia mengulangi terlambat hadir dalam janji makan malam, jangan pula sampaikan kalimat ini. Hanya akan memancing masalah menjadi lebih runyam dan rumit. Lebih baik sampaikan bahwa Anda benar-benar tidak suka menunggu, dan bahas dengan lugas supaya lain kali tidak ada lagi keterlambatan di janji-janji berikutnya.

8. "Kenapa kamu marah?" Ketika si dia pulang dalam keadaan bad mood atau tidak bersemangat, jangan buru-buru bilang dia marah. Siapa tahu dia hanya mengalami hari yang buruk atau tim sepak bola kesayangannya mengalami kekalahan. Kutipan yang tanpa Anda sadari ini bisa saja malah memancing pertengkaran dengannya.

9. "Kamu harus bicara dengan saya, sekarang." Kalimat ini seperti sebuah perintah yang tidak ingin didengar siapa pun, termasuk pasangan Anda. Kalaupun misalnya Anda sedang berusaha menghubungi si dia, lalu dia tak menjawab, bukan berarti dia mengabaikan Anda. Siapa tahu dia sedang dalam pertemuan penting. Jangan marah lewat pesan pendek atau surat elektronik. Saat terjadi masalah ada baiknya dibicarakan dengan baik, saat tatap muka.

10. "Semua ini salahmu." Misalkan karena keterlambatan si dia, lalu tidak tepat waktu untuk masuk pesawat dalam sebuah perjalanan, jangan buru-buru menyalahkan dia sepenuhnya. Daripada saling menyalahkan, lebih baik memahami situasi dan melihat bahwa tak ada masalah yang bisa diselesaikan. Saling menyalahkan tidak menyelesaikan masalah, malah akan bikin lebih runyam.
 

10 Alasan Tak Perlu Berteman dengan Mantan


"Walau sudah putus, tapi kita tetap berteman ya." Ungkapan ini mungkin jadi kata-kata sakti untuk mengakhiri hubungan percintaan, dan rasanya jadi menenangkan karena kita bersikap tidak menciptakan musuh.

Niatnya sih baik, sekalipun sudah jadi mantan tapi tetap ingin menjaga hubungan baik. Kenyataannya, hal ini tidak mudah dilakukan. Alasan utama pasangan putus hubungan adalah karena sakit hati. Lalu, mudahkah Anda tetap menjalin pertemanan akrab seperti sebelumnya dengan orang yang sudah menyakiti hati? 

Sesekali sih mungkin tak masalah, tapi kalau menjadi sahabat yang sering jalan bareng? Rasanya sulit dan tidak mungkin dilakukan! Berikut alasan mengapa Anda dan dia tak mungkin bisa jadi teman baik setelah putus hubungan.

1. Ini penyiksaan
Tak bisa dimungkiri bahwa selama berpacaran pasti ada banyak kenangan manis yang membekas di ingatan. Sungguh menyiksa rasanya, jika tiba-tiba Anda "nongkrong" bersamanya sebagai teman, lalu tiba-tiba ia melakukan sesuatu yang romantis atau membangkitkan ingatan pada kenangan masa lalu.

Mungkin saja saat itu Anda ingin memeluk atau bahkan mencubitnya mesra. Eits... ingat, dia sekarang bukan lagi pacar Anda, jadi Anda tak bisa lagi melakukan hal itu. Ini pasti sangat menyiksa kan?

2. Harapan palsu
Akui saja, beberapa perbuatannya (yang mungkin saja dilakukannya karena Anda sudah dianggap teman) pasti ada yang membuat Anda jadi ge-er, dan seolah memberi harapan untuk balikan. Padahal maksudnya tidak seperti itu. Hati-hati, Anda justru makin sakit hati karena harapan palsu ini.

Jika tidak untuk Anda, maka mungkin saja Anda yang melakukan hal tersebut untuk si dia.

3. Anda tidak bisa kembali ke masa lalu
Ketika pacaran, secara tak langsung Anda dan pasangan sudah saling tahu satu sama lain. Baik sifat baik atau sifat buruknya.

Sekalipun sudah putus, bukan berarti mereka akan lupa akan hal ini. Bisa jadi ketika sedang hangout bersama teman-teman, Anda justru dipermalukan karena si dia keceplosan menceritakan kejelekan Anda.

4. Anda tidak benar-benar jujur ingin mantan bersama orang lain
Entah karena alasan apa pun, jujur saja kalau ada bagian dalam hati Anda yang tidak menginginkan si mantan bisa mendapatkan pengganti Anda. Walaupun di mulut Anda mengungkapkan hal yang sebaliknya untuk dia.

Dari sini sudah terlihat bahwa tidak ada jalinan pertemanan yang tulus. Karena, teman sejati adalah teman yang ingin melihat temannya bahagia.

5. Tidak bisa curhat pribadi
Selama pacaran, pasti Anda sering curhat tentang semua masalah pribadi Anda. Tetapi setelah putus, pasti ada rasa canggung yang muncul ketika Anda mau curhat. Padahal seharusnya, teman bisa jadi teman curhat yang menenangkan hati, bukan bikin canggung.

6. Anda mau datang ke pernikahannya?
Mungkin saat ini, Anda bersedia jadi temannya. Namun pikirkan, apa Anda mau datang ke pesta pernikahannya nanti? Apalagi Anda sendiri dalam keadaan jomblo? Kalau benar-benar jadi teman yang tulus seharusnya tidak keberatan dengan hal ini.

7. Suasananya jadi canggung untuk sahabat Anda berdua
Mereka tahu Anda sempat berkencan, tapi mereka juga tahu kalau Anda sudah putus. Nah lho, apa yang harus mereka lakukan kalau sedang bersama Anda berdua? Mendorong Anda untuk kembali bersama, padahal tahu bahwa Anda atau dia sudah punya kekasih baru?

8. Membangkitkan memori
Selama bersama, pasti ada banyak julukan, atau candaan yang biasa dilontarkan. Nah, ketika sedang hangout bareng, mungkin saja ada yang keceplosan untuk memanggil nama kesayangan sewaktu pacaran. Mau tak mau ada kerinduan dan kenangan manis yang mulai muncul sekalipun Anda berdua sudah putus. Aduh, ini membingungkan.

9. Lebih sulit menemukan cinta baru
Tak cuma hati Anda saja yang akan sakit jika terlalu sering jalan dan memendam perasaan kepada si mantan. Coba pikirkan, bagaimana perasaan orang yang mungkin saja sedang menyukai dan berusaha mendekati Anda. Bisa-bisa, pria baru ini justru akan mundur teratur karena menganggap Anda masih punya pacar atau masih mencintai mantan kekasih.

10. Semakin sakit hati
Putus cinta pasti sangat menyakitkan. Lalu kenapa tidak menghabiskan waktu dan energi Anda bersama dengan orang yang bisa membuat Anda merasa senang, dan bukan orang yang menyakiti Anda?
 

10 Cara Lebih Efisien Saat Bekerja


Tugas-tugas yang begitu banyak dan akhirnya menumpuk, ditambah lagi godaan untuk meng-update media sosial, sering kali membuat yang harusnya tuntas jadi terbengkalai. Padahal, kalau dimaksimalkan waktunya, beberapa tugas yang diberikan atasan bisa selesai tepat waktu. Ada yang salah? Bisa jadi ada pengaturan waktu dan manajemen pekerjaan yang terlewatkan.
 
Grace Marshall, ahli dunia kerja dan produktivitas, melihat bahwa setiap orang mestinya bisa bekerja lebih efisien. Perkembangan teknologi yang semestinya mendukung pekerjaan, justru menjadi gangguan terbesar. Dia lalu memberikan beberapa gambaran yang bisa jadi masukan buat perubahan.

1. Fokus. Alokasikan waktu sepenuhnya untuk memberi perhatian lebih pada pekerjaan yang dihadapi. Cobalah lebih fokus dan memberikan energi pada satu pekerjaan.

2. Gangguan adalah musuh terbesar. Banyak hal yang kerap mengalihkan perhatian. Entah itu chatting di ponsel, isu terbaru di situs berita, atau obrolan sesama teman di ruang kerja. Kurangi distraksi semacam ini, dan sebisa mungkin jangan sampai terpengaruh. Misalnya dengan mematikan ponsel, social media, atau e-mail yang tak penting. Konsentrasilah pada yang dihadapi sehingga tidak mudah terganggu.

3. Multitasking itu hanya mitos. Jika ada yang bilang setiap orang mestinya bisa mengerjakan banyak hal dalam satu waktu, anggapan ini hanya mitos. Faktanya seseorang akan bisa fokus dan maksimal mengerjakan satu hal secara bergantian. Jadi tidak usah mencoba memikirkan bisa menuntaskan banyak hal dalam satu waktu.

4. Bikin daftar. Saat di kantor, cobalah bikin daftar tugas yang harus dituntaskan. Baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Pembuatan daftar tugas yang harus dikerjakan ini akan membuat semuanya jadi lebih efisien karena membuat Anda fokus dan siap mental.

5. Jangan menunda-nunda. Sering kali karena menganggap ringan tugas, Anda lantas menunda waktu untuk mengerjakannya. Dua menit lagi, lima menit lagi, dan seterusnya, sampai akhirnya lupa untuk menuntaskan. Alhasil, ada banyak waktu yang terbuang percuma. Cobalah lakukan sekarang, di saat teringat dan sesuai jadwal.

6. Buat pengingat daftar di rumah. Jika ada daftar pekerjaan yang harus tuntas di kantor, kenapa tidak membuat pengingatnya saat Anda berada di rumah? Namun, hal ini sekadar sebagai pengingat, sekaligus membuat data tambahannya. Sekiranya dibutuhkan, Anda jadi tidak perlu susah mencari tahu atau kembali ke kantor.

7. Pintar bikin keputusan. Ada beberapa pekerjaan yang mungkin datangnya mendadak dan menuntut kecerdasan dalam membuat keputusan. Dengan bekerja lebih efisien, akan lebih mudah membuat keputusan, bahkan dalam waktu singkat.

8. Gunakan pengingat waktu. Dalam setiap jenis pekerjaan atau tugas, cobalah membuat pengingat waktu, kapan tugas tersebut bisa dituntaskan. Dengan begini ada konsentrasi yang lebih tercurah, dan Anda mencoba realistis tanpa menunda-nunda.

9. Ruang yang nyaman. Sebagian orang membutuhkan ruang nyaman untuk mengerjakan tugas yang dipunyai. Jadi, kenapa tidak menciptakannya sendiri? Buat diri senyaman mungkin sehingga bisa menuntaskannya dengan segera, dan selesai tepat waktu.

10. Uraikan detail. Jika banyaknya pekerjaan membuat Anda stres, cobalah urai satu per satu. Dengan menjadikannya detail dan tampak mudah, semua pekerjaan tidak tampak berat dan Anda lebih bersemangat menuntaskannya.
 

10 Negara yang Istimewakan Perempuan




Tahukah Anda bahwa di Islandia, kelab malam yang menampilkan penari perempuan tanpa busana dilarang beroperasi? Di Swedia, ada aturan perundangan yang mengatur perlindungan terhadap perawatan anak. Bandingkan dengan 297 juta perempuan dewasa dan anak-anak perempuan Afrika yang kekurangan akses sanitasi sehingga 107 juta di antara mereka bahkan tidak mampu ke toilet sama sekali (hasil survei WaterAid untuk memperingati World Toilet Day pada 19 November 2012).

Di beberapa negara, perempuan mungkin masih berusaha keras untuk memperjuangkan haknya. Namun, 10 negara di bawah ini memperlakukan perempuan dengan istimewa sehingga perempuan mendapatkan banyak keuntungan.
 
1. Islandia. Negara ini sangat peduli dengan nasib perempuan, bahkan menjadi satu-satunya negara yang melarang adanya penari perempuan tanpa busana di kelab malam. Ini dilakukan sebagai perlindungan terhadap hak-hak perempuan, bukan karena alasan agama.

Februari lalu negara ini juga sedang mempertimbangkan akan mengontrol sensor, atau bila perlu melarang pornografi di internet atas alasan menjadikan perempuan sebagai obyek. Negara ini juga dipimpin oleh perempuan, bahkan lebih dari separuh anggota parlemennya perempuan. Itu sebabnya negara ini dianggap paling feminis di dunia.

2. Finlandia. Dalam indeks Global Gender Gap Index, Finlandia termasuk salah satu yang paling memihak pada hak-hak perempuan. Bukan hanya persamaan jender yang diusung dalam aturan undang-undang, melainkan juga ada "Equality Act on Equality between Women and Men". Cuti melahirkan bisa mencapai 263 hari, atau hampir sekitar sembilan bulan. Di negara ini lulusan sarjana perempuan meningkat, dan beberapa di antaranya lulusan matematika dan komputer yang bisa disebut dunianya kaum pria.

3. Swedia. Negara ini paling peduli dengan pendidikan dan bantuan untuk anak bagi perempuan. PBB bahkan menempatkan negara ini sebagai salah satu negara percontohan dalam persamaan jender. Cuti untuk perempuan melahirkan mencapai 69 minggu. Bisa dibilang sangat fleksibel dan toleran terhadap ibu hamil. Hal ini diperkuat lagi dengan adanya kementerian khusus, Ministry of Integration and Gender Equality dan Secretariat of Gender Research.

4. Norwegia. Menjadi satu-satunya negara yang meloloskan "gender equality" dalam aturan perundang-undangan. Pendapatan perempuan di negara ini juga termasuk paling besar, serta 40 persen anggota parlemennya adalah perempuan. Kemudahan dan keberpihakan kepada perempuan hamil juga terdapat di negara ini.

5. Selandia Baru. Negara ini yang pertama memberi kesempatan kepada perempuan untuk punya suara dalam pemilihan umum. Bahkan, posisi tertinggi di negara ini pada tahun 2000 dari mulai ratu, gubernur, perdana menteri, hingga ketua parlemen, dipegang oleh perempuan. Selandia Baru juga dianggap sebagai salah satu negara yang paling berpikir maju dan berpihak kepada perempuan.

6. Inggris. Di bidang pendidikan, jumlah perempuan yang menempuh pendidikan tinggi cukup besar. Begitu juga dengan bantuan untuk perempuan hamil dan ibu tunggal.

7. Kanada. Perempuan mendapat kesempatan besar dalam dunia politik dan pemerintahan. Selain itu, ada insiden menarik terkait perempuan berpakaian seksi. Salah seorang polisi Toronto, Michael Sanguinetti, pernah mengatakan bahwa perempuan mestinya menghindari pakaian terbuka karena mengundang pemerkosaan. Pernyataan ini mendapat tudingan keras, dan akhirnya diluruskan bahwa pemerkosaan bukan tergantung dari cara berpakaian si perempuan, tapi dari (niat buruk) pemerkosa itu sendiri. Kanada disebut sebagai salah satu yang sampai saat ini punya komitmen agar perempuan mendapatkan perlakuan yang sama dengan pria.

8. Amerika Serikat. Di negara ini, perempuan mendapat akses yang sama dengan pria, baik dalam bidang pendidikan, bisnis, maupun politik. Rata-rata perempuan juga bisa menjadi pucuk pimpinan atau petinggi perusahaan. 

9. Belanda. Emansipasi wanita di negara ini cukup kentara, termasuk hak perempuan dalam orientasi seksual sebagai lesbian. Ada kebijakan yang menyatakan persamaan dalam bidang pendidikan, pendapatan, hingga pengambilan keputusan, dan tentunya terlibat dalam dunia politik.

10. Australia. Agenda tenaga kerja perempuan, kesehatan, dan pemberdayaan perempuan di negara ini terus berkembang. Negara ini mengangkat Julia Gillard sebagai perempuan pertama yang menjadi perdana menteri. Banyak kesempatan terbuka besar bagi perempuan untuk berkiprah dan menikmati berbagai perlakuan istimewa di negara ini.
 

10 Pekerjaan yang membuat Stres di Dunia





Ada aspek-aspek tertentu dalam setiap pekerjaan yang memberikan kontribusi atau memperburuk depresi. Orang-orang dengan pekerjaan yang berisiko tinggi mengalami stres dapat mengontrol stresnya jika mereka mau mengurus diri sendiri dan mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan," ujar Deborah Legge, PhD, seorang konselor kesehatan mental di Buffalo, New York.

Seperti yang dikutip dari Health, berikut 10 pekerjaan dengan tingkat stres tertinggi.


1. Perawat Lansia dan Babysitter

Dilaporkan hampir 11% orang di dua bidang ini mengalami depresi berat dengan proporsi 13% di antara pada para pengangguran dan 7% pada populasi umum. Tiap harinya, kedua pekerjaan ini diharuskan memberi makan, memandikan dan merawat orang yang --kebanyakan-- tidak mampu mengungkapkan rasa terimakasih atau penghargaan karena terlalu sakit atau terlalu muda. "Inilah yang membuat stres, melihat orang-orang sakit dan tidak mendapat dukungan positif," ujar Christopher Willard, psikolog di Tufts University dan penulis buku 'Child's Mind'.


2. Pramusaji

Umumnya, pekerjaan ini mendapatkan upah rendah, melelahkan dan selalu diperintah oleh banyak orang mengenai apa yang harus dilakukan setiap hari. Sebanyak 10% pramusaji mengalami depresi berat dalam setahun terakhir, dan hampi 15% wanita melakukan pekerjaan ini. "Ini merupakan pekerjaan tanpa pamrih. Orang-orang dapat berlaku kasar dan pekerjaan ini membutuhkan banyak tenaga fisik. Ketika orang mengalami depresi akan sulit untuk mendapat energi dan motivasi ketika dibutuhkan," kata Deborah Legge.


3. Pekerja Sosial

Berinteraksi dalam waktu yang lama dengan anak-anak yang dilecehkan atau keluarga bermasalah, tak jarang membuat orang dengan pekerjaan ini depresi. Belum lagi, para pekerja sosial dituntut untuk bekerja selama 24 jam. "Karena pekerja sosial harus bekerja dengan orang yang sangat membutuhkan mereka, sangat sulit untuk tidak mengorbankan banyak hal untuk pekerjaannya ini. Saya melihat banyak pekerja sosial yang mudah tersulut emosinya," ungkap Willard.


4. Pekerja di Bidang Kesehatan

Pekerjaan ini termasuk dokter, perawat, terapis dan profesi lain yang banyak memberi bantuan kepada orang lain namun sering melupakan diri sendiri. Pekerjaan seperti ini memiliki jam kerja yang lama dan tak tentu. Selain itu, pekerjaan ini terbebani dengan kenyataan bahwa keselamatan orang lain ada di tangan mereka.


"Setiap hari mereka melihat banyak orang sakit, trauma, kematian dan berurusan dengan keluarga pasien. Hal ini dapat mempengaruhi pandangan seseorang secara keseluruhan bahwa dunia adalah tempat yang menyedihkan."


5. Seniman, Entertainer dan Penulis

Biasanya pekerjaan ini tidak mendapatkan upah yang teratur, jam kerja tak menentu dan sering terisolasi dari kehidupan sosial. Orang-orang kreatif memiliki tingkat gangguan mood yang tinggi dan sekitar 9% orang dilaporkan mengalami depresi berat.


"Satu hal yang saya lihat banyak dialami pada para entertainer dan seniman adalah gangguan bipolar. Mungkin ada diagnosis gangguan mood yang tidak diobati pada orang yang artistik. Gangguan depresi sering ditemui pada mereka yang tertarik untuk bekerja di bidang seni. Gaya hidup mereka juga memberikan kontribusi untuk itu," kata Legge.


6. Guru

Tuntutan terhadap guru tampaknya terus berkembang. Tak hanya mengajar, mereka juga diharuskan mengoreksi tugas murid setelah pulang kerja. Menurut Willard, pekerjaan ini mendapat banyak tekanan dari berbagai pihak yang berbeda. Misalnya, dari para murid, orang tua murid dan pihak sekolah. Semua memiliki standar yang berbeda.


7. Staf Administrasi

Orang-orang dalam bidang pekerjaan ini berada dalam garis depan, mendapat permintaan dari orang banyak namun mereka berada dalam tingkat terbawah untuk kekuasaan. Banyak staf administrasi yang merasa bahwa pekerjaannya tidak diakui sebagai pekerjaan yang mempermudah hidup orang lain. Hal ini membuat mereka merasa terbebani.


8. Petugas Reparasi

Orang dengan pekerjaan ini baru bekerja ketika ada sesuatu yang rusak atau berjalan tidak benar. Mereka juga harus bekerja dengan jadwal yang tidak menentu dan tak jarang sering mendapat giliran kerja larut malam. Walau pekerjaan mereka cukup membutuhkan banyak energi, upah yang diterima termasuk kecil. "Mereka sering mendapat pekerjaan yang berisiko dan berbahaya," tambah Willard.


9. Penasihat Keuangan

Banyak orang yang tidak suka berurusan dengan tabungan dan keuangan mereka karena membuat stres. Bayangkan jika harus menangani ribuan atau jutaan uang untuk orang lain. Menurut Legge, ada tanggung jawab yang begitu banyak saat mengelola keuangan orang lain. Ketika klien kehilangan uangnya, mereka akan dihujat banyak orang.


10. Staf Penjualan

Banyak orang yang bekerja dalam bidang ini mendapat upah dari berapa banyak penjualan mereka. Artinya, mereka tidak tahu secara pasti berapa banyak uang yang akan mereka dapat pada bulan depan. Tak jarang staf penjualan hidup berjauhan dari keluarga dan teman karena harus banyak menghabiskan waktu di luar rumah atau tinggal kota berbeda.


"Ketidakpastian pendapatan, tekanan luar biasa untuk mendapat hasil, dan waktu yang lama dapat membuat pekerjaan ini berisiko tinggi menyebabkan stres," kata Legge.
 

Perselisihan Ternyata Punya 10 Manfaat




Perselisihan biasanya menjadi hal yang paling dihindari. Akibat paling parah bisa menghancurkan hubungan. Sebenarnya ada lho manfaat berselisih.

Tentunya kita harus memandang perselisihan dari segi positif, artinya bukan menjadikannya pertengkaran, namun sebagai ajang diskusi dan adu argumentasi. Kalau sudah bisa melihat dari sisi tersebut, baru kita tahu manfaatnya. Apa saja?

 

1. Memunculkan ide
Saat berselisih, Anda akan membiarkan orang lain berusaha mengoreksi kesalahan kita. Sisi baiknya, pertengkaran mampu memunculkan hal dan ide kreatif yang sebelumnya tidak pernah Anda pikirkan.

2. Mendapatkan apa yang diinginkan
Sebagian besar orang tidak mendapatkan apa yang diinginkan karena mereka kerap bungkam. Namun melalui perselisihan, terkadang semua perasaan terungkap dan membongkar keinginan terpendam seseorang.

3. Belajar fleksibel
Berselisih secara adil adalah berusaha meyakinkan orang lain tentang pendapat Anda sekaligus belajar untuk fleksibel agar Anda juga bisa yakin dengan pendapat orang lain tersebut.

4. Belajar mendengar
Perselisihan bisa berakhir dengan baik jika kedua belah pihak mau saling mendengarkan. Jadi redam dulu emosi untuk mengetahui apa maksud dari lawan bicara sebelum menyerangnya sembarangan.

5. Memahami kepribadian
Saat terlibat perselisihan, Anda pasti akan belajar tentang pemikiran dan kepribadian orang lain. Dengan begitu, Anda tentu bisa lebih berhati-hati saat saat berurusan dengan orang yang sama.

6. Menemukan solusi
Perselisihan tentu membutuhkan jalan keluar yang baik. Itulah manfaat penting dari berselisih, yaitu mendewasakan Anda dengan cara berusaha sekuat tenaga untuk menemukan solusi.

7. Berlatih komunikasi
Semakin sering berselisih, semakin baik kemampuan Anda dalam berselisih. Bukan berarti Anda harus sering berselisih, namun untuk tidak takut menghadapinya dan menyelesaikan masalah itu.

8. Mengontrol diri
Setelah sekian banyak perselisihan yang dialami, Anda seharusnya semakin bijak dalam menghadapinya. Sebab perselisihan juga mengajarkan Anda untuk mengontrol emosi diri sendiri.

9. Memahami perbedaan
Setiap orang jelas memiliki pandangan yang berbeda-beda. Dengan berselisih, Anda pun akan semakin memahami perbedaan itu. Tidak ada yang salah dengan perbedaan jika Anda bisa menghargainya.

10. Membentuk reputasi
Berselisih secara tidak langsung akan membentuk reputasi Anda pada khalayak umum. Jadi ketika berselisih, kontrol diri ada di tangan, apakah Anda mau dikenal sebagai pencipta atau penengah sebuah masalah.
 

Jangan Beri Toleransi pada 10 Hal Ini!



Untuk mencapai kebahagiaan, hidup lebih produktif dan lebih sehat, ada beberapa perubahan yang perlu Anda lakukan. Paula Davis-Laack, JD, MAPP, terapis stres menyarankan untuk berhenti memberikan toleransi pada 10 hal berikut ini.

1. Hidup tak sehat.
Tak ada lagi kata toleransi untuk gaya hidup tak sehat. Dengan semakin banyaknya kasus kelebihan berat badan bahkan obesitas, sudah waktunya Anda hidup lebih sehat. Mulailah dengan membuat perubahan kecil dalam keseharian. Lalu berusahalah konsisten. Dari hal kecil Anda bisa mencapai hasil besar ke depannya.

2. Tak ada aksi.
Kebanyakan orang merasa mandek dengan berbagai hal dalam hidupnya lantaran tak bisa mengatasi rasa takut, rasa bersalah, juga tidak tahu cara mencapai tujuannya. Untuk mencapai tujuan besar, mulailah dengan langkah kecil. Meski tujuan yang Anda ingin capai terasa begitu besar dan seakan sulit dicapai, tetaplah berusaha mencapainya perlahan tapi pasti dengan langkah nyata. Sampai akhirnya Anda bisa mengatakan dengan percaya diri, "Saya berhasil menyelesaikannya, mudah ternyata."

3. Pesimistis dan negatif.
Dalam dunia kerja, begitu banyak informasi negatif yang Anda dengar bahkan dapatkan setiap harinya. Kondisi ini sangat mudah mematahkan semangat, membuat Anda pesimistis dan ikut-ikutan menjadi negatif.

Lawan segala hal yang negatif dengan humor. Studi menunjukkan humor bisa memperkuat sistem imun dalam tubuh, mengurangi rasa sakit, dan mengurangi level stres. Karena humor bisa membangun emosi positif, humor juga bisa mengurangi rasa marah, depresi, dan kecemasan. Emosi positif dapat meningkatkan kegembiraan dan kepuasan hidup.

4. Disorganisasi.
Disorganisasi menjadi penghambat produktivitas. Anda bisa lebih terorganisasi dengan membuat jadwal dan sistem yang kemudian menjadi kebiasaan. Sehingga tak ada lagi alasan menunda pekerjaan, juga tak ada lagi kebiasaan mengatakan "Saya tidak punya waktu melakukan hal X".

5. Stres kronik.
Menurut laporan kerja Catalyst, 75-90 persen pemeriksaan di dokter terkait dengan stres. Laporan ini juga menunjukkan 68 persen karyawan stres karena merasa kelelahan dan terlalu sibuk. Sekitar 44 persen karyawan kehilangan produktivitas satu jam atau lebih dalam sehari karena stres. Terkait hal ini, 22 persen karyawan tak masuk kerja lebih dari enam hari dalam setahun karena stres. Laporan ini menunjukkan kebanyakan karyawan stres karena beban kerja, masalah interpersonal, status pekerjaan, kesibukan kerja dan kehidupan personal. Akibat dari karyawan yang stres ini berdampak pada keluarga, yakni orangtua yang cepat tua atau anak menderita penyakit kritis.

6. Materialistis.
Kebanyakan orang selalu saja mau tahu apa yang dimiliki orang lain, sebagai perbandingan. Termasuk dalam hal materi. Kemudian banyak orang berpikir dengan memiliki materi berlimpah ia akan lebih bahagia. Padahal, studi perilaku terhadap 12.000 remaja tentang kepuasan hidup di usia 37 menunjukkan, mereka yang mengekspresikan kepentingan materi tidak merasa bahagia dalam hidupnya dua dekade kemudian.

7. Sempurna.
Menuntut diri sempurna. Kalau ingin bahagia, jangan lagi mentoleransi nilai ini dalam hidup Anda. Jangan menilai diri juga orang lain dengan standar mutlak. Dengarkan apa kata orang lain. Alih-alih menuntut sempurna, lakukan saja yang terbaik setiap harinya. Fokus pada pencapaian bukan kesempurnaan.

8. Pendapat orang tentang Anda.

Berapa banyak energi yang Anda habiskan untuk memedulikan pendapat orang lain tentang Anda? Merasa khawatir tidak melakukan sesuatu dengan baik dan membuat orang lain berkomentar, hanya akan membuat Anda semakin jauh dari rasa bahagia. Berhenti memikirkan apa kata orang lain dari setiap tindakan yang Anda lakukan. Jangan sampai orang lain mengontrol diri Anda.

9. Membenci pekerjaan.
Anda tak menyukai pekerjaan saat ini? Tenang saja, Anda tak sendirian. Banyak orang mengalaminya. Data di Amerika menunjukkan hanya 44 persen orang yang menyukai pekerjaannya. Kalau Anda tak suka pekerjaan namun tak memungkinkan pindah kerja untuk saat ini, mulai melakukan transisi dengan tetap menjalankan pekerjaan namun juga bersiap untuk pindah kerja saat waktunya tepat.

10. Literasi finansial rendah.
Banyak orang memahami pentingnya merencanakan keuangan, namun hanya sedikit dari mereka yang benar-benar mulai menjalankan rencana keuangan. Mulai sekarang, lakukan aksi nyata untuk merencanakan keuangan, menabung atau investasi. Kenali berbagai macam produk keuangan, seperti reksa dana atau lainnya. Cari informasi, jika perlu cari bantuan tenaga profesional.
 

10 Pistol Terbaik yang Pernah di Produksi




Kata 'pistol' mulai digunakan untuk mendeskripsikan senjata api genggam pada abad ke-18. Pada abad ke-15 pistol berarti sebuah pisau kecil yang bisa disembunyikan di dalam pakaian.

Pistol atau senjata api genggam dibagi menjadi dua jenis utama. Revolver, yang menggunakan kamar peluru yang berputar. Dan pistol biasa, yang kamar pelurunya menyatu dengan laras. Pistol menggunakan kaliber peluru yang bervariasi, dari .22 sampai .50 cal.
Hari ini kami telah mengumpulkan daftar dari 10 pistol teratas untuk disimak
 

10. SIGP250
 
                        

P250 pistol SIG adalah asal Amerika dan Jerman . Dibuat oleh JP Sauer dan Anaknya Sig Sauer Exeter. Ini adalah pistol semi otomatis. Aksinya didasarkan pada operasi mundur dan dilengkapi dengan 17 peluru. Memiliki tampilan besi dengan basis 147 mm.
 

9. Heckler and Koch USP

 


USP Heckler & Koch adalah asal Jerman dan dikenal sebagai Self pistol Loading Universal itu adalah pistol semi otomatis dengan mekanis sungsang terkunci dan menggunakan modus mundur pendek operasi. Menembakkan cartridge 9X19mm Parabellum. Dan telah beroperasi sejak 1992. 


8. HS2000
 





 HS 2000 asal Kroasia dan diproduksi oleh HS Produkt Doo HS2000 produk Perusahaan yang paling sukses merupakan pistol berbingkai polimer semi otomatis. Ini adalah senjata standar tentara Kroasia dan sangat populer di antara badan-badan penegak hukum AS. 


 7. Glock-17 



 Glock adalah serangkaian pistol semi otomatis yang dirancang dan diproduksi oleh Glock GmbH dari Deutsh-Wagram, Austria. Sudah dalam pelayanan sejak tahun 1982. Ini memiliki kandungan struktural plastik. Memiliki recoil pendek terkunci yang sungsang; aksi tembakan miring per barel antara lain sebuah 9x 19mm Parabellum kartrid digunakan oleh militer Austria dan Penegakan Hukum AS. 


 6. Mark 23 


Heckler dan Koch Mk23 berasal dari Jerman dan Amerika Serikat dan terdiri dari pertandingan pistol otomatis kelas semi, modul laser bertujuan dan penekan. Ini adalah pistol standar dimaksudkan untuk Pasukan Khusus AS. Memiliki short recoil DA \ SA dan memiliki jangkauan efektif 50 Ms Telah di produksi sejak tahun 1991 dan dilengkapi dengan kotak peluru 12 putaran yang bisa dilepas.
 

 5. FN-FNP45 




Pistol FN Herstal FNP adalah hasil join Belgia dan manufaktur AS. diproduksi di Columbia oleh FNH USA. Ini telah diproduksi sejak Februari 2006 dan menembakkan 9 x 19mm Parabellum kartrid. Muncul dengan sebuah putaran 14-16 peluru.


4. QSZ -92
QSZ -92 adalah pistol recoil operated locked breech dan menggunakan sistem penguncian barel berputar. asal Republik Rakyat China. Menggunakan kartrid 9x19mm Parabellum dan diproduksi oleh Norinco di Changfeng Machine Shop. Ini memiliki jangkauan efektif 50m dan memiliki kecepatan moncong 1148 kaki per detik.

3. Walther P99
 

Walther P99 adalah pistol semi otomatis asal Jerman. diproduksi oleh Carl Walther GmbH Sportwaffen ... digunakan oleh polisi Jerman, Polandia dan tentara Finlandia. Pistol ini menembakkan cartridge 9x19mm Parabellum. Dan short recoil operated, locked breech action. memiliki kecepatan moncong 1339 kaki per detik.
 

2. Beretta 92



Beretta 92 Buatan Italia. Pistol Ini menembakkan peluru 9x19mm Parabellum. Sudah di produksi sejak tahun 1975 terutama untuk militer Italia, Perancis dan AS.
 

1. FN 57

Pistol FN Five-seveN merupakan merek dagang untuk pistol semi otomatis produksi perusahaan senjata asal Belgia, FN Five-seven . Penamaan pistol ini didasari atas penggunaan peluru berkaliber 5,7 mm yang digunakan senjata ini, sedangkan penulisan huruf F dan N besar ditujukan pada inisial perusahaan pembuat senjata ini yaitu FN. 

 Sebagai senjata sidearm untuk Personal defense Weapon (PDW) FN P90, pistol ini menggunakan peluru dengan jenis yang sama yaitu 5,7 x 28 mm buatan FN yang dibuat pada awal 1990an. Peruntukan senjata ini pada awalnya untuk kalangan militer dan penegak hukum, tetapi pada tahun 2004 FN memproduksi juga varian bagi warga sipil dengan nama FN Five-seven USG yang dilengkapi dengan rel Picatinny[6]. 

 Pistol ini banyak digunakan oleh pasukan elit/khusus di banyak negara termasuk Indonesia[8]. 

 Pembuatan versi warga sipil pada tahun 2004 ikut mempopulerkan jenis senjata ini.
 
 
Support : created by | Barangit.COM | design tercela
Copyright © 2011. TERCELA - All Rights Reserved
Template di otak atik by tercela Published by design otak atik tercela
Proudly powered by Blogger