Remaja Jepang Bunuh Diri Setelah Disiksa Pelatihnya

http://l1.yimg.com/bt/api/res/1.2/F2p8LyPEc3OSF114PIKrCA--/YXBwaWQ9eW5ld3M7Zmk9ZmlsbDtoPTExMjtweW9mZj0wO3E9ODU7dz0xNTA-/http://l.yimg.com/dh/ap/default/120711/392_ts_tianggantungan.jpg

Siswa sekolah menengah Jepang bunuh diri setelah menderita siksaan  berulang-ulang yang dilakukan pelatih basketnya, kata pihak yang berwenang pada Selasa.

Siswa berusia 17 tahun itu  ditemukan tergantung di kamarnya dua hari sebelum Natal, dengan meninggalkan pesan kematian yang mengatakan bahwa dia menghabisi nyawanya sendiri setelah dipukuli oleh seorang pelatih yang tidak disebutkan namanya, menurut pihak pendidikan yang berwenang di Osaka bagian barat.

Pelatih berusia 47 tahun itu mengaku telah memukul siswa tersebut dan meminta maaf kepada keluarga korban  atas kematiannya, menurut laporan media setempat, ditambahkan juga bahwa polisi sedang mengintrogasi pelatih itu.

Jepang, dengan populasi sekitar 128 juta, dengan angka bunuh diri tertinggi di dunia ini, sebanyak 30.000 kasus bunuh diri setiap tahunnya, dengan banyaknya kasus pemutusan hubungan kerja, masalah keluarga, dan masalah kesehatan diindikasikan sebagai faktor utama dibalik banyaknya kasus bunuh diri.

Kasus seorang anak laki-laki berusia 13 tahun yang bunuh diri dengan  terjun dari gedung apartemen memperoleh perhatian warga negara setelah hasil penyelidikan atas siswa tersebut terungkap bahwa dia menjadi sasaran  serangkaian  siksaan  yang dilakukan oleh para penganiaya.
Share this article :
 

Post a Comment

 
Support : created by | Barangit.COM | design tercela
Copyright © 2011. TERCELA - All Rights Reserved
Template di otak atik by tercela Published by design otak atik tercela
Proudly powered by Blogger