Menurut survei terbaru yang dilakukan oleh perusahaan teknologi
nirkabel, Qualcomm pada Juni lalu, sekitar 29 persen masyarakat
mengalami kecanduan teknologi, khususnya ponsel. Bahkan, survei ini juga
mengungkapkan bahwa ponsel adalah hal pertama dan terakhir yang dilihat
setiap harinya, waktu bangun pagi dan sebelum tidur malam.
Padahal
yang kita lakukan setiap hari terhadap ponsel sama saja, mulai mengirim
sms, foto-foto, atau mengakses internet dan cek media sosial. Kalau
Anda termasuk golongan
orang yang seperti ini, hati-hati jika lama-kelamaan tampang Anda jadi jelek.
Menurut
penelitian, sisi negatif ponsel bisa mengubah struktur dan tekstur
kulit, dan ini sangat memengaruhi tampilan cantik Anda secara
keseluruhan.
1. Lingkaran hitam di mata
Lewat
sebuah penelitian di Wayne State University, Amerika, dan Karolinska
Institute, Swedia, terungkap bahwa radiasi ponsel akan menyebabkan sakit
kepala. Selain itu, radiasi ini juga akan mengganggu pola tidur Anda.
Studi
lain di Swedia menemukan bahwa kebanyakan anak muda biasa beraktivitas
dengan ponsel sekitar satu jam tanpa henti. Hal ini akan menyebabkan
Anda mengalami masalah tidur, stres, dan depresi. Jika Anda kurang tidur
berhari-hari, lingkaran hitam di bawah mata pasti akan muncul.
"Kurang
tidur bisa menyebabkan meningkatnya kadar stres dan ini akan
menyebabkan timbulnya lingkaran gelap dan kantung mata," ungkap dr Eric
Schweiger, pemilik Clear Clinic di New York.
Solusinya adalah
dengan mematikan ponsel sebelum Anda tidur. Jika memungkinkan,
tinggalkan ponsel di meja yang jauh dari tempat tidur Anda. Namun, kalau
ponsel benar-benar harus selalu ada di dekat Anda, kurangi tingkat
pencahayaannya. Selain itu, pastikan untuk memegang ponsel setidaknya 35
cm dari wajah.
2. Keriput
Beberapa orang
mungkin menyeting ukuran huruf di ponselnya dengan ukuran yang kecil.
Akibatnya Anda selalu menyipitkan mata, dan ini yang menyebabkan dahi
berkerut. Jika kerutan ini terjadi dalam frekuensi yang lama dan
terus-menerus, maka kerutan ini akan menjadi keriput yang serius.
"Ketika
mata menyipit, maka otot wajah juga akan berkerut. Sebenarnya bisa
diatasi dengan botox, namun Anda tetap harus melatih ekspresi wajah
untuk mencegah terjadinya ekspresi ini," saran Schweiger.
Kalau
perawatan botox dirasa terlalu mahal, solusi paling mudah adalah
mengubah ukuran huruf di ponsel jadi lebih besar. Dan, jangan lupa juga
gunakan krim untuk mencegah keriput.
3. Kondisi kulit memburuk
Sebuah
studi menunjukkan bahwa ponsel memiliki bakteri 18 kali lebih berbahaya
dibanding pintu pegangan toilet umum. Bakteri berbahaya ini antara lain
Staph, E.coli, dan Salmonella. Parahnya dalam satu hari, ponsel biasanya menempel di kulit wajah beberapa kali.
"Bakteri
dan minyak yang ada di layar ponsel ini bisa berasal dari berbagai
tempat, misalnya makanan, atau meja. Hal ini akan membuat bakteri mudah
melompat ke wajah dan menyebabkan jerawat serta infeksi," jelasnya.
Solusinya,
Schwiger menyarankan untuk selalu menggunakan lap mikrofiber untuk
membersihkan sisa minyak di layar ponsel. Usahakan juga untuk melepaskan
diri dari ponsel minimal sekali sehari.
4. Rahang kendur
Terus-menerus menatap ponsel ke bawah hanya untuk memeriksa e-mail, mengirim pesan, atau bermain game
ternyata bisa membuat leher jadi kendur, keriput, atau menciptakan
garis rahang. Untuk menghindari kondisi yang disebut leher kalkun (turkey neck) ini, Anda perlu melakukan operasi.
Namun,
cara yang paling mudah untuk menghindari terjadinya hal ini adalah
dengan memegang ponsel dan menatapnya di depan Anda. "Ini memang bisa
meminimalisasi risiko terjadinya turkey neck. Selain itu, penggunaan perangkat hands-free juga akan membantu," jelasnya.
5. Mata merah
Menatap
layar ponsel selama berjam-jam bisa menyebabkan mata jadi kering. Tak
cuma itu, hal ini akan menyebabkan mata jadi merah. Mata yang merah
disebabkan oleh pembuluh darah yang bengkak atau melebar. Kondisi ini
bisa dihindari dengan cara beristirahat cukup dan tidak menatap layar
ponsel terlalu lama.